PerubahanNusantara.com//MAJALENGKA, — Semangat tak terpadamkan menggema di Lapangan GGM Majalengka! Sejak pagi, lokasi berubah menjadi pusat energi dan persaingan yang padat namun tertib: Festival dan Lomba Burung Berkicau “Majalengka Langkung Sae” Piala Bupati 2026 berlangsung megah, menjadi sasaran utama serta kebanggaan para pecinta burung dari berbagai penjuru wilayah.

 

Dipimpin BNR Indonesia DPC Kabupaten Majalengka, ajang bergengsi ini tersusun rapi dengan tata letak terukur—zona penempatan jelas, ribuan sangkar tersusun gagah, menciptakan pemandangan berkelas dan atmosfer kompetisi yang tak tergoyahkan. Peserta hadir membawa unggulan penuh keyakinan, disiplin merawat dan menyiapkan kekuatan utama menjelang penilaian.

 

Ketua Pelaksana sekaligus Ketua BNR DPC Majalengka, Kiki Aston, menegaskan kualitas tinggi ajang ini: 11 kelas unggulan terpenting diperlombakan—mulai dari murai batu, cucak hijau, kacer, kenari, anis merah/kembang, sogon, lovebird, pleci, hingga pentet—persaingan tajam, objektif, dan sangat menarik disaksikan.

 

Jangkauan Luas, Reputasi Mengalami Pesat

Kekuatan utama terbukti nyata: peserta tak hanya dari wilayah setempat, melainkan merambah jauh—Karawang, Purwakarta, Cianjur, Indramayu, Kuningan, Sumedang, hingga Bandung!

“Semula diprediksi berskala lokal, namun antusiasme kicau mania Jawa Barat meledak luar biasa,” tegas Kiki Aston.

 

Hingga sore hari, partisipasi tercatat sekitar 700–800 orang—masih berpotensi bertambah. Meski secara kuantitas sedikit berbeda tahun lalu, kualitas, kehangatan, dan dukungan lokal justru terasa lebih kokoh: warga Majalengka hadir padat, bersatu, dan memberikan dukungan penuh dari awal hingga akhir acara.

 

Bukan Sekadar Lomba: Wadah Persaudaraan Kokoh

Di balik persaingan tajam, terjalin ikatan persaudaraan lintas daerah yang hangat: pertemuan baru, tukar ilmu mendalam, kesepakatan silaturahmi yang berkelanjutan. Panitia memastikan fasilitas terjaga rapi—area istirahat, petugas keamanan, dan layanan siaga—agar kenyamanan peserta mutlak terjamin.

 

Kesimpulannya: Ajang “Majalengka Langkung Sae” semakin menancapkan eksistensi sebagai pusat perkicauan yang tangguh, terpercaya, dan dinanti setiap tahunnya. Langkah besar terus disusun menjadikan Majalengka barometer kegiatan positif yang kokoh di Jawa Barat.

Redaksi