PerubahanNusantara.com/LAMPUNG –13 Juni 2026 Badan Relawan Nusantara (BRN) Wilayah Lampung menggelar rapat konsolidasi besar yang dihadiri seluruh Ketua DPC dari 15 Kabupaten/Kota se-Lampung. Pertemuan strategis ini digelar khusus untuk mematangkan seluruh persiapan menyambut dan menyukseskan kunjungan kerja Presiden Joko Widodo ke Provinsi Lampung.

 

Ketua BRN Lampung, Bang Regen, memimpin langsung pertemuan tersebut. Ia menegaskan bahwa seluruh jajaran organisasi telah bergerak bersatu dan siap bekerja maksimal, mengingat BRN sendiri yang mengundang kedatangan Bapak Presiden ke daerah ini.

 

“Kami telah mengumpulkan seluruh pimpinan DPC dari 15 kabupaten dan kota se-Lampung. Ini adalah bukti kesatuan dan kesiapan kami. BRN Lampung bertekad penuh dan siap sepenuhnya menyukseskan kunjungan Bapak Joko Widodo. Apalagi kedatangan beliau adalah undangan dari kami, maka tanggung jawab kami sangat besar untuk memastikan segalanya berjalan lancar, aman, dan meriah,” tegas Bang Regen, Ketua BRN Lampung.

 

Pertemuan penting ini juga dihadiri langsung oleh Pembina BRN, Bustami Zainudin, serta Ketua Umum BRN Pusat. Dalam arahannya, Ketua Umum menjelaskan secara rinci mengenai persiapan gladi bersih dan skenario penyambutan yang akan diterapkan.

 

Dijelaskan pula, acara penyambutan nantinya akan dihadiri oleh ribuan simpatisan dan relawan pendukung Joko Widodo yang datang dari berbagai kalangan dan latar belakang masyarakat Lampung.

 

“Persiapan kami matang hingga ke tahap gladi lapangan. Kami pastikan yang hadir nanti bukan hanya dari kalangan tertentu, tapi simpatisan dan relawan dari berbagai golongan masyarakat. Kami bergerak satu tujuan: memberikan sambutan terbaik dan menjamin kesuksesan kunjungan kerja beliau di bumi Lampung ini. Kami akan bekerja dengan kemampuan maksimal,” tambah Bang Regen mewakili seluruh pengurus.

 

Dengan selesainya rapat konsolidasi ini, BRN Lampung menyatakan kesiapan 100 persen. Seluruh jajaran di 15 kabupaten/kota telah mendapat arahan dan tugas masing-masing untuk memastikan acara berjalan tertib, aman, dan meninggalkan kesan mendalam bagi Presiden maupun masyarakat.

Redaksi